PulihSeketika.Com - Halo sahabat PulihSeketika.Com, saya ADI SINATRA.
Perkembangan terbaru dalam penanganan kasus dugaan korupsi yang menyeret mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah kini mendapat perhatian langsung dari Presiden Prabowo Subianto. Dalam sebuah rapat terbatas yang berlangsung di Istana Negara pada Sabtu (11/7/2026) malam, Presiden memanggil Jaksa Agung ST Burhanuddin untuk meminta laporan secara langsung mengenai perkembangan perkara tersebut.
Informasi itu dikonfirmasi oleh Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, yang juga bertindak sebagai Juru Bicara Presiden. Menurutnya, Kepala Negara ingin memperoleh penjelasan menyeluruh mengenai kasus yang tengah menjadi perhatian publik.
"Karena ada sebuah kejadian, tentu beliau ingin mendapatkan laporan," ujar Prasetyo Hadi kepada awak media di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.
Meski demikian, pemerintah menegaskan bahwa pemanggilan tersebut bertujuan memperoleh informasi secara langsung mengenai perkembangan penanganan perkara, bukan sebagai bentuk intervensi terhadap proses hukum yang sedang berjalan.
Dalam kesempatan yang sama, Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo juga mengingatkan pentingnya menjaga stabilitas nasional. Menurut pemerintah, proses penegakan hukum harus tetap berjalan secara profesional tanpa menimbulkan kegaduhan yang dapat mengganggu iklim investasi maupun pembangunan ekonomi nasional.
Presiden disebut berulang kali mengingatkan para pembantunya bahwa stabilitas merupakan salah satu faktor penting bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia, sehingga setiap persoalan besar harus ditangani secara transparan, profesional, dan tetap menjaga kepercayaan publik.
Di tengah perhatian masyarakat terhadap kasus tersebut, Jaksa Agung juga dikabarkan telah mengusulkan nama calon Jampidsus yang baru kepada Presiden untuk mengisi posisi yang ditinggalkan Febrie Adriansyah. Keputusan akhir mengenai pengangkatan pejabat baru nantinya akan ditetapkan melalui Keputusan Presiden sesuai mekanisme yang berlaku.
Kasus yang menyeret mantan Jampidsus ini menjadi salah satu perkara hukum terbesar yang menyita perhatian publik sepanjang tahun 2026. Banyak pihak berharap proses penyidikan berlangsung secara independen, transparan, dan mampu memberikan kepastian hukum tanpa pandang bulu.
Saya ADI SINATRA.
Terus ikuti berita nasional, politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa terkini hanya di:
🌐 PulihSeketika.Com
"Cepat, Akurat, dan Mengedepankan Fakta untuk Indonesia."
.jpg)

0Komentar