PULIHSEKETIKA.COM - Kadang yang Sudah Jalan… Ternyata Bukan Keputusan Kita
Gue pernah ada di posisi…
Sesuatu sudah berjalan,
orang-orang mengira itu keputusan gue…
Padahal?
Gue bahkan belum pegang kendali saat itu terjadi.
Dan hari ini, gue lihat cerita yang hampir sama—
tapi skalanya negara.
Tentang motor listrik,
tentang program gizi,
dan tentang satu kata yang sering jadi sumber masalah:
“Miskomunikasi.”
⚖️ Purbaya Tegaskan: Tahun Ini Tidak Ada Pembelian Motor Listrik
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, akhirnya buka suara.
Dan pesannya jelas:
👉 Tahun 2026 tidak ada lagi pembelian motor listrik untuk SPPG.
Ia bahkan sudah mengonfirmasi langsung ke Badan Gizi Nasional.
“Saya tanya semalam, tahun ini tidak ada,” tegasnya.
Artinya…
Apa yang sempat ramai sebelumnya—
itu bukan kelanjutan kebijakan baru.
🔍 Kenapa Sempat Ada Pengadaan? Ini Jawabannya…
Nah, di sini mulai menarik…
Purbaya mengaku sempat mengira pengadaan itu sudah ditolak.
Tapi ternyata…
👉 Sebagian anggaran sudah telanjur lolos
Kenapa bisa?
Karena kemungkinan besar pengajuan itu sudah masuk:
👉 Sebelum dirinya menjabat sebagai Menteri Keuangan
Jadi ini bukan soal “keputusan sekarang”,
tapi warisan proses lama yang masih berjalan.
⚠️ Ada Miskomunikasi Internal
Yang bikin makin dalam…
Purbaya sendiri mengakui ada kemungkinan:
👉 Miskomunikasi antara dirinya dan internal tim
Ia mengira pengajuan sudah ditolak,
tapi faktanya…
👉 sebagian tetap berjalan.
Dan ini jujur saja…
Bukan hal kecil kalau terjadi di level negara.
📊 Realisasi Motor Listrik: Tidak Sesuai Target
Dari sisi pelaksanaan, datanya juga bicara:
- Target awal: 25.644 unit
- Realisasi: sekitar 21.801 unit (≈85%)
Artinya…
👉 Program ini bahkan belum selesai sepenuhnya.
🚚 Sebenarnya Untuk Apa Motor Ini?
Kalau kita tarik ke akar…
Motor listrik ini bukan tanpa alasan.
Digunakan untuk:
👉 Menjangkau daerah sulit
👉 Distribusi program Makan Bergizi Gratis (MBG)
👉 Operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG)
Jadi ini bukan sekadar kendaraan…
Tapi bagian dari upaya distribusi ke daerah yang sulit dijangkau.
🔄 Sistem Anggaran: Kenapa Bisa Lanjut ke 2026?
Nah, ini yang jarang dibahas…
Anggaran tersebut masuk ke mekanisme:
👉 Rekening Penampungan Akhir Tahun Anggaran (RPATA)
Artinya:
- Anggaran sudah disetujui di 2025
- Tapi pencairan & realisasi bisa lanjut ke 2026
Jadi secara administratif…
👉 Masih sah
👉 Masih berjalan
Walaupun kebijakan barunya sudah berbeda.
🎧 REFLEKSI DJ BANGSA EAA: Ini Bukan Soal Motor…
Gue duduk, mikir…
Ini bukan cuma soal motor listrik.
Ini soal sistem.
👉 Keputusan bisa berubah
👉 Tapi proses lama tetap berjalan
👉 Dan kalau komunikasi nggak jelas… bisa jadi masalah besar
Kadang…
Yang bikin kacau itu bukan niat.
Tapi koordinasi.
Ke Depan Harus Lebih Ketat
Purbaya sendiri bilang…
👉 Ke depan akan diawasi lebih ketat.
Dan menurut gue…
Itu penting.
Karena di balik angka, proyek, dan kebijakan—
Ada kepercayaan publik.
Dan itu…
lebih mahal dari sekadar anggaran.
.png)

.png)
.png)
0Komentar